Tak disangka! 3 Ramalan Mantan Presiden Soeharto ini jadi kenyataan, nomor 2 sedang berlangsung - Media24

Tak disangka! 3 Ramalan Mantan Presiden Soeharto ini jadi kenyataan, nomor 2 sedang berlangsung

  


Tak disangka! 3 Ramalan Mantan Presiden Soeharto ini jadi kenyataan, nomor 2 sedang berlangsung

Siapa yang tak kenal sosok presiden kedua Indonesia, yaitu Soeharto?

Soeharto, yang bernama lengkap Haji Muhammad Soeharto merupakan seorang tokoh politik dan mantan presiden Republik Indonesia yang memegang jabatan tersebut selama 32 tahun, dari tahun 1967 hingga 1998.

Sebagai salah satu pemimpin paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia modern, Soeharto memiliki dampak yang signifikan terhadap pembentukan dan perkembangan negara ini.

Soeharto juga dikenal dengan sosok yang tegas dan dicap sebagai diktator oleh sebagian orang.

Namun, siapa sangka jika beberapa ucapan mantan Presiden Soeharto menjadi kenyataan di masa sekarang. Apa saja? Simak ulasan berikut.

1. Asia Pasifik Menjadi Kawasan Perdagangan Bebas pada 2020

Mungkin bagi kalian yang hidup di tahun 90-an nggak pernah nyangka kalau perdagangan di zaman sekarang bisa maju sangat drastis.

Namun, nyatanya hal itu pernah diungkapkan oleh mantan presiden Soeharto dan benar-benar terjadi.

Pada 5 September 1996, Soeharto pernah menyampaikan pidato yang meramalkan di abad dua puluh satu yang berbunyi, "Di abad ke-21, peranan utama dalam kehidupan dan pembangunan bangsa Indonesia terletak di tangan rakyat dan dunia usaha."

Soeharto saat itu juga mengatakan kawasan Asia Tenggara akan menjadi kawasan perdagangan bebas.

Dan tahun 2010, kawasan Asia Pasifik akan membuka diri bagi masuknya barang dan jasa dari negara-negara berkembang sebagai wujud kerjasama Asia Pacific Economic Cooperation atau APEC.

Faktanya, pernyataan Soeharto memang bukan omongan semata, terbukti saat ini APEC menargetkan Asia-Pasifik menjadi wilayah perdagangan bebas.

2. Masyarakat Lebih Cinta Produk Luar Negeri

Karena efek globalisasi, banyak anak muda zaman sekarang yang mengaku mencintai produk Indonesia, tapi pada kenyataannya yang mereka beli adalah produk luar negeri.

Ternyata, hal ini sempat dibahas oleh Soeharto, yaitu Soeharto dalam pidato singkatnya pada tahun 1945 yang memperingatkan soal hantaman globalisasi.

Dalam pidatonya itu, Soeharto juga menyatakan para remaja yang akan hidup di tahun 2020 akan menjadi benteng dari pada kelangsungan hidup negara dan bangsa, makanya harus disiapkan untuk mencintai tanah air.

Salah satu kekuatannya adalah mereka harus mencintai produk dalam negeri agar produsen dalam negeri tidak mati.

Dalam pidato singkatnya yang berbunyi, "Para remaja yang sekarang akan hidup di tahun 2020 akan menjadi benteng untuk mempertahankan daripada kelangsungan hidup negara dan bangsa."

Berdasarkan riset Universitas Indonesia, terdapat 91 persen responden yang menyatakan bangga dengan produk Indonesia

Namun dalam survei yang sama ditemukan hanya 34 persen responden yang mau membeli produk Indonesia.

Baca Juga: Terbongkar 6 tahapan seleksi Indomaret yang harus kamu ketahui, dari administrasi hingga pengumuman kelulusan

Masuk ke tahun 2018, menurut desainer Ali Kharisma, merek lokal masih kalah saing dengan brand luar internasional di negeri sendiri.

Ia menyatakan kalau 60% konsumen Indonesia lebih suka membeli berbagai produk luar negeri daripada buatan Indonesia.

3. Ucapan Soeharto ke Soekarno tentang PKI

Sebelum kepemimpinan Soekarno tumbang, ternyata Soeharto pernah mengatakan sesuatu, tetapi Soekarno tidak menggubris ucapan tersebut.

Akhirnya, ucapan Soeharto itu pun terbukti saat peristiwa G30S PKI pecah. Sampai saat ini, peristiwa penculikan sejumlah Jenderal Angkatan Darat pada 30 September 1965 masih menjadi kontroversi.

Sejumlah tokoh banyak yang berbicara mengenai hal ini, salah satunya politisi yang pernah menjabat sebagai anggota MPR RI, Pontjo Sutowo.

Dalam bukunya yang berjudul "Pak Harto: The Untold Stories," Pontjo menceritakan saat itu menjelang konferensi tingkat tinggi APEC pada tahun 1994, Soeharto bercerita kepada Pontjo kalau dirinya pernah mengajak bicara Soekarno.

Dalam percakapan itu, Soeharto menyampaikan bukti keterlibatan PKI dalam pemberontakan bersenjata.

Bahkan, Soeharto pun mengaku sudah membawa barang bukti berupa senjata Chung yang berhasil dirampas dari tangan Pemuda Rakyat di Lubang Buaya.

Baca Juga: Terbongkar 6 tahapan seleksi Indomaret yang harus kamu ketahui, dari administrasi hingga pengumuman kelulusan

Soeharto saat itu ingin menunjukkan bahwa PKI lah yang berada dibalik semua itu, namun ucapan Soeharto nampaknya dianggap angin lalu.

Dan benar saja, seiring berjalannya waktu, ternyata bukti yang diungkapkan Soeharto benar.

Terjadilah peristiwa G30S PKI di mana enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI Angkatan Darat Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta yang didalangi oleh PKI.

Nah, itulah beberapa ramalan Soeharto yang jadi kenyataan.***

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel