Masih bingung? Ini lho alasan tidak ada sosok ‘Ayah’ di kaleng biskuit Khong Guan, gak disangka banget! - Media24

Masih bingung? Ini lho alasan tidak ada sosok ‘Ayah’ di kaleng biskuit Khong Guan, gak disangka banget!

   Sosok Bernardus Prasodjo, pelukis kaleng biskuit Khong Guan (Twitter @Christofel_ID)

Sosok Bernardus Prasodjo, pelukis kaleng biskuit Khong Guan (Twitter @Christofel_ID

iskuit Khong Guan merupakan biskuit yang menjadi salah satu sajian khas lebaran atau Idul Fitri selama bertahun-tahun. Memiliki rasa yang enak, Khong Guan diminati oleh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan.

Hal yang paling melegenda dari kaleng biskuit Khong Guan adalah lukisan ibu dan dua anaknya yang sedang menikmati secangkir teh dan biskuit di meja makan.

Uniknya, tidak ada sosok ayah dalam lukisan tersebut. Sebab itu, hal ini terus menjadi cerita setiap datangnya lebaran. Lantas, kenapa tidak ada sosok ayah dalam lukisan biskuit Khong Guan? Simak alasannya!

Perlu diketahui, lukisan yang ada di kaleng Khong Guan dilukis sendiri oleh seorang pelukis bernama Bernardus Prasodjo. Ia merupakan pelukis gambar kemasan produk makanan asal Indonesia, seperti Monde, Nissin Wafer, dan logo sirup marjan.

Salah satu lukisannya yang terkenal ialah pada kaleng biskuit Khong Guan, yang menampilan sosok ibu dan anak yang sedang menikmati teh dan biskuit.

Alasan lukisan Khong Guan tanpa ayah

Ada banyak orang yang berspekulasi macam-macam tentang tidak adanya keberadaan sosok ayah di kaleng Khong Guan. Mulai dari menyebut sang ayah yang memfoto hingga sedang dinas ke luar kota.

Namun, alasan dibaliknya tidak serumit itu. Sang pelukis, Bernardus Prasodjo, membeberkan alasan tidak adanya sosok ayah di kaleng biskuit Khong Guan.

Ia menjelaskan bahwa yang ditonjolkan dalam lukisan tersebut adalah sosok ibu. Menurutnya, pasar yang disasar oleh perusahaan adalah kaum wanita terutama ibu-ibu. Oleh karena itu, gambar tersebut bertujuan untuk mempengaruhi ibu rumah tangga agar membeli biskuit Khong Guan.

“Menurut saya, itu cara untuk mempengaruhi ibu rumah tangga agar membeli. Jadi yang penting ada ibunya di situ. Karena yang belanja ibunya,” tutur Bernardus Prasodjo, seperti yang dikutip Hops.ID dari kanal Youtube CERITA NIA, Senin 14 Agustus 2023.

Jika menelisik lebih dalam, ada cerita menarik dibalik awal mula terciptanya lukisan ibu dan dua anak tersebut.

Lukisan di kaleng Khong Guan dibuat sekitar tahun 1970-an oleh Bernardus Prasodjo. Gambar tersebut dibuat berdasarkan pesanan dari sebuah perusahaan.

Bernardus Prasodjo mengungkap inspirasi lukisan tersebut berasal dari potongan sketsa sebuah majalah yang sudah lusuh yang dibawa oleh pihak perusahaan.

Hanya dengan modal sketsa gambar tersebut, Bernardus mulai berimajinasi gambar seperti apa yang bisa memenuhi keinginan perusahaan.

Yang menarik, gambar yang menghiasi kaleng biskuit Khong Guan itu masih sama persis dengan gambar buatan sang pelukis sekitar 50 tahun lalu.

Adapun untuk membuat lukisan melegenda itu, Bernardus harus melewati beberapa tahap. Awalnya, ia akan membuat sebuah sketsa lebih dulu. Setelahnya, ia mengajukan kepada perusahaan. Dan jika sketsanya disetujui, ia baru akan melukis gambarnya.

“Kita sketch dulu. Kira-kira seperti ini mau gak?. kalo sudah setuju, baru kita lukis,” terangnya.

Sebagai informasi, Bernardus Prasodjo menggarap lukisan Khong Guan tersebut pada usianya masih 24 tahun. **

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel