Hentikan Sekarang Juga, Allah dan Rasulullah Sangat Benci Sholat Seperti Ini..
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, sahabat beriman!
Dalam landasan 5 rukun Islam, sholat menjadi pondasi utama yang tidak dapat diabaikan oleh seorang muslim. Bahkan dalam kondisi sulit, sholat tetap diwajibkan, dan ada kemudahan untuk melaksanakannya dengan duduk atau berbaring. Bagaimana mungkin seseorang mengaku beriman pada Allah namun meninggalkan ibadah yang menjadi tiang agama?
Meskipun sholat adalah tiang agama, ada jenis sholat tertentu yang tidak disukai oleh Allah. Artikel ini akan membahasnya lebih lanjut, tetapi mari kita pertimbangkan pentingnya sholat dalam ajaran Islam. Sholat bukan lagi hal yang dipertanyakan, karena Alquran dan hadis telah menetapkan hukum dan jenis sholat.
Namun, beberapa orang menganggap enteng fungsi atau manfaat dari sholat. Padahal, melalui hadits Rasulullah, kita diberitahu bahwa segala perkara dalam Islam memiliki inti, dan sholat adalah tiang penopangnya. Hadits ini menegaskan bahwa meskipun sholat terlihat ringan, kenyataannya terasa berat jika tidak dikerjakan dengan khusyuk.
Mari kita hitung bersama berapa waktu yang dihabiskan untuk mengerjakan sholat fardhu. Dalam sehari, umat Muslim hanya diperintahkan 50 menit oleh Allah untuk menunaikan kewajibannya. Bagaimana mungkin 50 menit sulit diluangkan dari total 1440 menit dalam sehari?
Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengingatkan agar menjadikan sabar dan sholat sebagai penolong. Namun, mengapa masih ada yang mengabaikannya? Sejarah dan hadits menunjukkan bahwa sholat adalah ibadah yang disukai oleh Allah, bahkan Nabi Ibrahim berdoa agar dijadikan hamba yang senantiasa mendirikan sholat.
Mengapa masih ada yang menganggap sepele kedudukan sholat lima waktu? Kedudukan ini mencakup sholat sebagai ibadah pertama yang dihisab di akhirat dan ibadah terakhir yang dihilangkan dari dunia. Allah mencintai orang yang senantiasa mendirikan sholat dan menunaikan zakat.
Namun, kesalahan umum terjadi saat sholat dilakukan tanpa ketenangan dan khusyuk. Rasulullah pernah mengibaratkan sholat yang tergesa-gesa lebih buruk dari perbuatan pencuri yang mencuri dari sholatnya sendiri. Ketenangan dan khusyuk adalah kunci utama untuk menghadirkan roh dalam sholat.
Dengan memahami rukun dan tata cara sholat, kita dapat menjauhi dosa mengerjakan sholat tanpa memperhatikan tuma'ninah (ketenangan). Meskipun hasil akhir dari suatu amalan ditentukan oleh Allah, kita sebagai umat muslim perlu memahami bahwa hukum dan rukun ibadah tidak bisa diubah.
Sahabat beriman, sejauh apa kita memahami pentingnya ketenangan dan khusyuk dalam sholat? Allahualam. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh